Minggu, 26 September 2010

perusahaan dalam sistem perekonomian

LATAR BELAKANG

INDUSTRI DAN PERDAGANGAN

§ Kegiatan Perekonomian

Nama : Lihan Nurbika
Kelas : 1eb17
NPM : 24210023


Dalam suatu masyarakat yang primitif orang harus memnuhi kebutuhannya seendiri, tidak tergantung pada yang lain. Setelah meninggalkan cara hidup yang berpindah-pindah, mereka mulai melakukan cara hidup yang lebih baik. Kegiatan perdagangan mulai dilakukan setelah masing-masing keluarga merasa kelebihan barang atau peralatan yang dibutuhkan, sehingga dapat ditukar dengan barang atau jasa lain dari tetangganya, cara ini disebut barter.

Akhirnya mereka merasakan keuntungan dengan adanya pembagian kerja menurut jenisnya, sehingga satu keluarga hanya memproduksi beberapa jenis barang saja, biasa disebut spesialisasi. Selain spesialisasi pertukaran dapat pula ditimbulkan oleh adanya diferensiasi yaitu dari bahan dasar yang sama terjadi berbagai jenis produk. Disamping proses penyebaran(disperse), terdapat pula proses penyatuan(konsentrasi), apabila konsentrasi itu dilakukan secara horizontal disebut paralelisasi. Perusahaan tidak hanya membuat satu macam produk saja, apabila pengerjaan suatu barang disatukan kedalam satu perusahaan disebut integrasi(penyatuan secara vertical).

§ Sistem Perekonomian

System perekonomian disetiap Negara berbeda-beda tidak selalu menggunakannya secara mutlak, tetapi ada juga yang menggunakannya secara campuran.

a) Kapitalisme

Kapitalisme merupakan suatu falsafah ekonomi, bukan bentuk pemerintahan. Dalam system ini, seseorang bebas untuk memilki kekayaan, memiliki perusahaan, bersaing secara bebas, dan menentukan miliknya. Didalam hubungannya dengan pasar seseorang bebas memilih dan membuat barang dan jasa sesuai yang diinginkan. Kebebasan ini disebut laissez faire.

b) Sosialisme

Sosialisme dapat dikatakan sebagai suatu system perekonomian dan bentuk pemerintahan. Seseorang secara relative bebas untuk memilih tempat yang diinginkan, tetapi pemerintah ikut campur tangan.

c) Fasisme

Fasisme juga merupakan suatu system perekonomian dan bentuk pemerintahan. Fasisme juga disebut Negeri Usaha, pemerintahan memiliki semua industry. Orang bebas memilih tempat yang diinginkan atas persetujuan pemerintah.

d) Komunisme

Komunisme juga merupakan system perekonomian dan suatu bentuk pemerintahan. Tidak terdapat kekayaan atau mungkin hanya sedikit, dan tidak terdapat motif keuntungan. Pekerjaan ditentukan oleh Negara, dan setiap orang bekerja untuk kepentingan masyarakat luas.

§ System Perekonomian Pancasila

Dari pendapat para ekonom diantaranya dari Universitas Gajah Mada, karakteristik system perekonomian pancasila adalah:

1. Roda perekonomian digerakkan dengan rangsangan ekonomi, social, dan moral.

2. Adanya keinginan untuk memperoleh kemerataan social(egalitarian) yang sesuai dengan azas kemanusiaan.

3. Kebijakan ekonomi diprioritaskan untuk menciptakan perekonomian nasional yang tangguh.

4. Unit usaha berbentuk koperasi dipandang sebagai soko guru perekonomian & merupakan bentuk paling kongkrit dari suatu usaha bersama.

5. Adanya keselarasan serta perimbangan yang jelas dan tegas antara perencanaan ditingkat nasional dengan desentralisasi.

§ Pengertian Industri dan Bisnis

Dalam arti luas dunia usaha terdiri atas 3 bagian.

o Tempat kerja untuk menjalankan kegiatan yang produktif.

o Perusahaan yang memiliki satu tempat kerja atau lebih.

o Industry.

Industry merupakan suatu kelompok perusahaan yang memproduksi barang yang sama untuk pasar yang sama pula. Sedang perusahaan tidak selalu menggunakan material atau proses produksi yang sama. Kegiatan bisnis sangat membantu usaha-usaha pemenuhan kebutuhan masyarakat oleh perusahaan.

Pada pokoknya kegiatan bisnis meliputi:

o Perdagangan

o Pengangkutan

o Penyimpanan

o Pembelanjaan

o Pemberian informasi(promosi)

Ø Pengertian Perusahaan

Perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu organisai produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan. Dari definisi tersebut dapatlah dilihat adanya 5 unsur yang penting yaitu: organisasi, produksi, sumber ekonomi, kebutuhan, cara yang menguntungkan.

§ Organisasi

Organisasi adalah bentuk kerjasama yang mengatur dan mengombinasikan sumber-sumber ekonomi seperti manusia, bahan-bahan, alat produksi, dll secara efisien, efektif, dan dapat hidup sebagaimana mestinya.

§ Produksi

Produksi yaitu semua usaha yang ditujukan untuk menciptakan atau menaikkan faedah (utility). Usaha produksi dapat digolongkan kedalam:

a) Produksi langsung

Produksi langsung merupakan usaha-usaha untuk menghasilkan atau mendapatkan barang secara langsung. Meliputi:

o Produksi primer

Yaitu usaha-usaha untuk mendapatkan bahan-bahan atau material langsung dari alam. Seperti: pertanian, perikanan, kehutanan, dan pertambangan.

o Produksi sekunder

yaitu usaha-usaha menggunakan bahan-bahan atau material untuk meningkatkan faedah atau mengolahnya menjadi barang lain. Misalnya pembuatan kapal, gedung dan sebagainya.

b) Kegiatan yang Membantu Produksi langsung

Selain produksi langsung terdapat kegiatan lain yang membantunya, disebut produksi tersier. Meliputi : perdagangan(perdagangan besar, perdagangan kecil, impor dan ekspor) dan kegiatan lain seperti distribusi, perbankan, peresuransian, penelitian pasar dan periklanan.

c) Produksi Tidak Langsung

Produksi tidak langsung tidak menaikkan nilai penggunaan ataupun tidak langsung dari alam, tetapi memberikan jasa-jasa yang sangat berguna bagi perusahaan. Seperti kegiatan yang dilakukan oleh para akuntan, ilmuwan, polisi dsb.

§ Menggunakan dan Mengkoordinir Sumber-sumber Ekonomi/Faktor-faktor Produksi

Terkandung pengertian adanya kegiatan atau aktivitas untuk menjalankan fungsi-fungsi (menggunakan dan mengkoordinir) sumber-sumber. Fungsi-fungsi yang dilakukan perusahaan antara lain : pembelanjaan, pemasaran, kepegawaian, dan sbg. Sumber-sumber ekonomi dikelompokkan kedalam:

a) Manusia

b) Uang

c) Material

d) Metode

Sumber-sumber ekonomi disebut juga input atau factor-faktor produksi, penggunaanya mempunyai konsekuensi bagi perusahaan. Penggunaan metode yang baik akan menghasilkan suatu keuntungan. Masing-masing mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.

Manusia

Manusia tidak hanya berperan sebagai tenaga kerja saja, tetapi juga sebagai konsumen. Masalah etika dan moral sangat penting dalam penggunaan tenaga kerja.

Uang

Uang merupakan unsure yang penting untuk menciptakan sejumlah modal. Modal secara luas dapat didefinisikan sebagai sejumlah uang atau barang yang dibeli dengan uang tersebuat untuk memproduksi barang lain. Yang termasuk modal adalah: mesin-mesin, peralatan, pabrik, fasilitas transport, dan sbg.

Material

Material merupakan salah satu factor produksi yang sangat penting untuk kegiatan yang bersifat produktif. Dapat dikategorikan kedalam kelompok material anatara lain:

· Tanah

· Sumber-sumber alam seperti : hasil hutan, hasil pertanian, dan mineral.

Metode

Meliputi ide-ide atau inisiatif yang bersifat produktif, pengambilan keputusan, penanggungan resiko dan sbg. Ditujukan untuk mengorganisir dan mengkoordinir factor-faktor lain dengan baik. Orang yang melaksanakan kegiatan ini disebut wiraswasta(enterpreuner).

Kadang-kadang keempat factor tersebut hanya digolongkan kedalam dua kelompok :

· Modal (termasuk tanah dan tenaga kerja)

· Manajemen

Semua kegiatan yang dilakukan perusahaan ditujukan untuk membuat barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat, dan mendistribusikannya dengan cepat serta efisien agar memperoleh laba.

· Kebutuhan

Pengertian kebutuhan meliputi kebutuhan akan barang dan jasa. Sebuah perusahaan tidak akan dapat memenuhi semua kebutuhan manusia, hanya sebagian saja. Sedang sebagian yang lain dipenuhi oleh perusahaan lain.

· Cara yang Menguntungkan

Agar tujuan perusahaan tercapai, maka semua aktivitas yang dilakukan haruslah menggunakan cara-cara yang menguntungkan, artinya harus memperhatikan prinsip-prinsip efisiensi. Cara yang menguntungkan bagi sebuah perusahaan belum tentu sama dengan perusahaan lain, sebab cara yang ditempuhnya berbeda-beda. Perbedaan ini terletak pada:

a) Bidang Operasi

Dalam hal ini ada perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan, perakitan, perdagangan ataupun dibidang jasa.

b) Alat Produksi

Alat yang digunakan oleh perusahaan manufaktur berbeda dengan alat yang digunakan oleh perusahaan perakitan, perdagangan atau jasa.

c) Tujuan Perusahaan

Tujuan perusahaan sangat bergantung pada keinginan para pemilik atau sebagian besar dari penanam modal.

§ Keuntungan Maksimal

Jika sebuah usaha yang didirikan merupakan lembaga untuk mengadakan konsentrasi modal, maka pemilik perusahaan mengharapkan diperolehnya pendapatan maksimal dari modal yang ditanamkan. Pendapatan maksimal bagi investor dapat terealisir bila perusahaan memperoleh keuntungan maksimal. Selain itu, dengan dipeolehnya laba bagi perusahaan sangat membantu untuk mencapai tujuannya seperti:

o Kelangsungan hidup (survival)

o Pertumbuhan perusahaan (growth)

o Prestise

Laba merupakan kelebihan harga jual barang dan jasa diatas ongkos-ongkos yang dipakai untuk menghasilkannya. menurut ilmu ekonomi, pengertian laba adalah jumlah pendapatan dikurangi jumlah ongkos yang terdri atas upah pekerja, sewa, tanah dan bunga modal. Bunga modal menurut ilmu Ekonomi adalah bunga dari seluruh modal yang digunakan dalam perusahaan.

§ Kesejahteraan Anggota

Koperasi bukan merupakan suatu lembaga untuk mengadakan konsentrasi modal, tetapi konsentrasi orang, tujuannya adalah menciptakan kesejahteraan para anggotanya. Dicapai dengan menyediakan barang dan jasa yang mereka butuhkan dengan harga yang murah, menyediakan fasilitas produksi atau menyediakan dana untuk pinjaman dengan bunga yang sangat rendah.

§ Kesejahteraan Masyarakat

Perusahaan yang dimiliki pemerintah(Negara), tujuan utamanya adalah menciptakan kesejahteraan masyarakat/umum.

Factor-faktor Yang Menentukan

Iklim Bisnis

Negara-negara yang terkena dampak akibat depresi mengalami:

a) Melonjaknya tingkat pengangguran.

b) Banyak keluarga yang kehilangan rumahnya.

c) Banyak simpanan di bank ikut lenyap karena bangkrutnya bank yang bersangkutan.

d) Banyak perusahaan yang gulung tikar.

John Maynard Keynes memberikan tinjauan tentang cara penyembuhan derita akibat depresi itu. Ia memandang bahwa tingkat kegiatan bisnis di sebuah system kapitalis itu tergantung pada kemauan para wiraswasta untuk menanamkan modalnya. Ia juga menambahkan bahwa pengeluaran pemerintah dapat menjadi elemen utama dalam penyembuhan tsb.

§ Investasi

Investasi adalah penggunaan sumber-sumber untuk menciptakan modal baru. Uang yang dikeluarkan untuk investasi baru tersebut akan memberikan pengaruh yang besar bagi perekonomian.

§ Tabungan

Jumlah yang diputuskan oleh pekerja untuk ditabung akan menentukan kuat-lemahnya multiplier tersebut. Semakin banyak tabungan maka semakin sedikit pengeluaran dan semakin lemah multiplier.

§ Pemerintah

Pemerintah, melalui kebijaksanaan fiskal atau moneter. Dapat mempengaruhi kegiatan bisnis.

· Kebijakan fiskal digunakan untuk mempengaruhi permintaan dengan meningkatkan pajak(mengurangi permintaan) atau meningkatkan pengeluaran pemerintah (meningkatkan permintaan)

· Kebijakan moneter berkaitan dengan pengelolaan supply uang untuk meningkatkan atau menurunkan permintaan.

Problema Bisnis Yang Dihadapi

Saat Ini

Tiga persoalan yang selalu mendapat perhatian karena dapat mempengaruhi setiap konsumen dalam system bisnis adalah :

§ Inflasi

inflasi adalah suatu kenaikan harga-harga barang dan jasa secara umum dalam perekonomian.

§ Produktivitas

Produktivitas adalah keluaran barang dan jasa per unit tenaga kerja. Untuk meningkatkan produktivitas, orang tidak cukup hanya dengan bekerja keras, tetapi juga memerlukan peralatan dan metode kerja yang lebih baik.

§ Pengangguran

Bersamaan dengan resesi banyak pekerja yang kehilangan pekerjaan. Pada umumnya pemutusan hubungan kerja ini terjadi karena perusahaan tidak mampu lagi membayar mereka sebagai akibat turunnya penghasilan (dari penjualan) secara drastis.

0 komentar:

Posting Komentar